Pengantar
Ustadz KH. Drs. Hamam Tantawi, M.Pd. menyampaikan kajian mengenai As-Sunnah Al-Mahjurah (sunnah-sunnah Nabi yang banyak dilupakan atau ditinggalkan oleh umat Islam di zaman sekarang).
Pengertian sunnah dibedakan menjadi dua:
Menurut Ahli Fiqih: Sesuatu yang apabila dikerjakan mendapat pahala dan jika ditinggalkan tidak berdosa.
Menurut Ahli Hadist: Segala kebiasaan yang dilakukan oleh Nabi Muhammad SAW, baik berupa ibadah, akhlak, cara tidur, cara makan, dan lain-lain.
Daftar Sunnah Nabi yang Sering Ditinggalkan
Azan Subuh Dua Kali
Di zaman Nabi SAW (serta di Masjidil Haram dan Masjid Nabawi hingga kini), azan subuh dikumandangkan dua kali.
Azan pertama dikumandangkan oleh Bilal bin Rabah sebelum masuk waktu subuh (sebagai penanda bagi yang ingin sahur/makan), sedangkan azan kedua dikumandangkan oleh Abdullah bin Ummi Maktum saat fajar shadiq telah terbit (tanda masuk waktu subuh). Di Indonesia, praktik azan subuh dua kali ini sudah jarang ditemukan dan seringkali membuat masyarakat awam kebingungan.
Berkumur Setelah Minum Susu
Berdasarkan hadis riwayat Ibnu Majah, Rasulullah SAW menganjurkan umatnya untuk berkumur setelah meminum susu karena susu mengandung lemak (dasam), agar sisa lemaknya tidak tertinggal di mulut.
Shalat Dua Rakaat di Masjid Terdekat Setelah Pulang Bepergian (Safar)
Kebiasaan Nabi SAW ketika tiba dari perjalanan (safar) di pagi hari adalah mampir terlebih dahulu ke masjid terdekat untuk melaksanakan shalat dua rakaat sebelum pulang ke rumah atau duduk-duduk.
Duduk Isti’a (Duduk di Atas Tumit) Antara Dua Sujud
Duduk iq yang disunnahkan adalah meletakkan bokong di atas tumit/kaki di antara dua sujud (berbeda dengan duduk iqa' yang dilarang, yaitu seperti duduknya hewan buas/anjing). Sunnah ini kini sudah sangat jarang dilakukan oleh sebagian umat Islam.
Menggunakan Sutrah (Pembatas) Saat Shalat
Dianjurkan bagi orang yang shalat (terutama shalat sunnah atau sendiri) untuk menghadap ke arah pembatas (sutrah) seperti dinding atau tiang, serta mendekat ke arah pembatas tersebut agar tempat sujudnya tidak dilalui orang atau hewan.
Memohonkan Ampun untuk Kedua Orang Tua (Terutama yang Telah Wafat)
Mendoakan dan memohonkan ampun kepada Allah SWT untuk orang tua secara terus-menerus. Disebutkan bahwa derajat seseorang di surga bisa diangkat berkat istighfar dari anaknya.
Memulai Sesuatu dari Sisi Kanan
Mengamalkan sunnah untuk mendahulukan bagian/sisi kanan dalam berbagai aktivitas kebaikan, seperti:
Memakai pakaian dan celana (sisi kanan terlebih dahulu).
Memakai alas kaki/sandal (kanan lebih dulu saat memakai, kiri lebih dulu saat melepas).
Menyisir rambut.
Makan dan Minum Menggunakan Tangan Kanan
Menggunakan tangan kanan secara penuh saat makan dan minum, serta menghindari makan/minum dengan tangan kiri yang diumpamakan seperti kebiasaan setan. Serta anjuran untuk membersihkan dan memakan sepotong makanan yang jatuh setelah dibersihkan dari kotoran.
Adab Sebelum Tidur dan Bangun Tidur
Mengibaskan/membersihkan tempat tidur (amfen) terlebih dahulu sebelum tidur.
Tidur dengan posisi miring ke sebelah kanan (lempeng sebelah kanan).
Membaca doa serta surat-surat pendek (seperti ayat kursi, tiga qul / al-mu'awwidzat, dan surat Al-Kafirun yang dianjurkan untuk menjauhkan diri dari kesyirikan).

Post a Comment